Sandwich generation? Kamu tidak sendiri, ini tips untuk hadapi masalahmu

sepotong sandwich atau roti lapis

Sandwich generation? Kamu tidak sendiri, ini tips untuk hadapi masalahmu

Sandwich generation? Kamu tidak sendiri, ini tips untuk hadapi masalahmu 6000 4000 Sofwan Maulana

Fenomena sandwich generation tengah jadi topik saat ini. Misalnya seperti cerita berikut. Seorang laki-laki berusia 24 tahun. Ayahnya meninggal satu tahun yang lalu karena kanker. Dua adiknya sudah besar, tetapi masih belum bekerja sendiri. Adik pertamanya sedang kuliah semester 6, sementara adik keduanya lulus SMA tahun ini. Otomatis, dia menjadi tulang punggung keluarga. Dia saat ini bekerja di suatu perusahaan swasta dengan gaji UMR, cukup untuk menghidupi kebutuhan dasar keluarganya. Namun, tentu saja, kebutuhan keluarga bukan hanya makan, bayar listrik, dan air saja. Ada biaya kuliah dan sekolah adiknya yang harus dibayar. 

Apakah kamu familiar dengan cerita di atas? Atau kamu sedang mengalami hal yang serupa? Kamu tidak sendiri, tenang saja.

Apa itu Sandwich Generation?

Sandwich generation adalah sebutan bagi orang yang harus memenuhi kebutuhan ekonomi banyak pihak dalam waktu yang sama. Mulai dari diri sendiri, keluarga, dan orang tuanya. Sandwich generation banyak ditemui di negara berkembang dengan budaya kekerabatan yang kental seperti Indonesia. 

Lantas, bagaimana cara mengatasi segala permasalahan keuangan jika kamu termasuk dalam Sandwich generation? 

Berikut adalah hal yang bisa kamu lakukan.

1. Hitung berapa kebutuhan kamu dan keluarga setiap bulannya

Gambar: seorang yang lagi nulis hitung2an di kertas

Alt teks: hitung kebutuhan keluarga

Hal yang satu ini mungkin terdengar sederhana, tapi bisa sangat membantu. Jika kamu punya estimasi kebutuhan kamu dan keluarga setiap bulan, kamu akan tahu uangmu teralokasi ke mana saja dan apakah budgetnya bisa dirampingkan lagi pada hal tertentu. 

Baca juga: Bagaimana Proses Pembagian Harta Gono-Gini? Beginilah Caranya!

2. Tingkatkan penghasilanmu

Jika kamu sudah tahu budget bulananmu, kini saatnya untuk meningkatkan penghasilan agar kamu punya dana darurat yang bisa kamu gunakan untuk kebutuhan mendadak yang bisa terjadi sewaktu-waktu. 

Bagaimana caranya meningkatkan penghasilan? Dalam era globalisasi zaman sekarang, ada sangat banyak pekerjaan sampingan yang bisa kamu lakukan, atau juga kamu bisa mengembangkan keterampilan mu sehingga kamu bisa dapat promosi di tempat kerjamu dan penghasilanmu dapat meningkat. Ada banyak kursus gratis daring yang bisa kamu ikuti untuk mengasah soft skill, yang kemudian dapat kamu gunakan untuk mencari penghasilan tambahan. 

3. Terkadang, kuncinya adalah komunikasi

Gambar: sekeluarga yang lagi ngobrol

Alt teks: kuncinya adalah komunikasi

Memang, tak ingin rasanya membebani pikiran keluargamu dengan masalahmu saat ini. Meskipun demikian, perjuanganmu untuk keluarga, dan ada baiknya jika kamu membuka diri pada keluargamu. Tapi ingat, beban berat akan terasa lebih ringan jika dipikul bersama-sama. Bicara baik-baik tentang masalah yang kamu hadapi. Beri tahu mereka meskipun ini sulit, tapi pasti ada jalan untuk menghadapi semua ini. Ketika sudah dibicarakan baik-baik, muda-mudahan kamu dan keluarga bisa mencari solusi.

4. Tingkatkan penghasilan keluargamu

Berat rasanya jika kamu harus memenuhi kebutuhan keluargamu seorang diri, karenanya cobalah untuk menjalin komunikasi dengan keluargamu, lihat apa mungkin jika salah satu anggota keluargamu bisa membantu. Misalnya, ibumu membuat kue di rumah, dan dijual oleh adikmu di sekolah ataupun secara online, yang bisa dipost di media sosial. Jika adikmu sudah besar, cobalah mengobrol dengannya untuk tahu apakah adikmu bisa membantu, minimal apakah mungkin baginya untuk memenuhi kebutuhannya sendiri dengan berjualan online. Penawaran untuk jadi dropshipper bisa banyak ditemui secara online, jadi tetap bisa berjualan meskipun tanpa modal. 

Baca juga: Perjuangan Single Parent di Tengah Pandemi, Ini Strateginya!

5. Cobalah untuk membeli asuransi kesehatan untukmu dan keluarga

Kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada diri kita dan keluarga di kemudian hari. Terlebih di masa pandemi seperti ini, dimana banyak yang tak pasti. Dengan membeli asuransi kesehatan untukmu dan keluarga, kamu bisa mendapat proteksi atas kesehatan kalian bersama. Salah satu pilihan asuransi keluarga yang bisa dipertimbangkan adalah AVA iFamily Protection. Proteksi jiwa ini  dapat memberikan Manfaat Pengembalian Premi 100% dan memungkinkan kamu menerima berbagai manfaat kesehatan dan perlindungan jiwa sebagai keluarga. Manfaat yang ditawarkan pun tak main-main. Bahkan, kamu bisa mendapatkan biaya pendukung (santunan) rawat jalan senilai Rp1.500.000 per harinya.

Tunggu apa lagi? Cek informasi lengkap produk AVA iFamily di laman astralife.co.id dan terus ikuti update seputar kesehatan, finansial, dan kehidupan di Instagram @astralifeid. Urusan Sehat Jadi Mudah. #IGotYourBack.