Kultur kopi di Indonesia setiap tahunnya mengalami perubahan. Jika kamu termasuk pemburu kopi sejati, tentunya iced Vietnamese coffee pernah menemani harimu di tahun 2018 silam. Sama halnya dengan aktivitasmu yang kian dinamis, trend kopi 2019 juga semakin berwarna dengan hadirnya jenis kopi baru racikan “coffee connoisseur” kenamaan di seluruh dunia.
Dilangsir dari Forbes, jenis kopi cold brew beserta variannya akan jadi primadona di tiap kedai kopi kekinian. Bukan hanya itu, petualangan ngopi kamu tahun ini akan lebih seru dengan hadirnya beragam inovasi kopi sensasional yang menawarkan pengalaman ngopi lain dari biasanya. Kali ini Kopiko Institute akan beberkan 3 jenis kopi yang menghiasi trend 2019. Keep on reading!
Cold Brew, A Blast From the Past!
Yup, sebenarnya kopi dengan racikan cold brew ini sudah lahir sejak 1600-an di Kyoto, Jepang.
Di negara Amerika sendiri, minuman kopi cold brew sudah menghangat di kalangan coffee lovers sejak Oktober tahun lalu. Tidak mau ketinggalan, kaum muda Indonesia juga mulai terpikat keunikan rasa dan keseruan yang didapat dari kopi konsentrat rendah asam ini.
Cold brew coffee lebih “strong” dari kopi racikan tradisional. Uniknya, kopi ini mengandung lebih sedikit kadar asam dan tidak pahit. Rasa manis alami yang keluar dari hasil ekstraksi biji kopi menambah kelezatan di setiap teguknya.
Semua ini tercipta dari proses “brewing” biji kopi dengan air bersuhu kamar yang diendapkan selama 12 sampai 24 jam tanpa proses pengadukan dan “pressing”. Varian biji kopi yang dianjurkan untuk jenis kopi ini adalah biji kopi yang dipanggang tidak terlalu kering dan juga tidak digiling terlalu halus.
Tujuannya untuk mempertahankan rasa manis alami dari biji kopi dan tekstur akhir yang “clean” tanpa tercampur partikel ampas. Untuk kamu yang suka kopi bercita rasa “mild” tapi butuh asupan kafein tinggi, cold brew adalah alternative yang wajib kamu coba.
Nitro Coffee, Smooth Yet Strong!
Masih turunan dari cold brew, nitrogen coffee memberikan sensasi “smooth ala “draft beer”. Nitrogen dialirkan ke dalam cold brew melalui pipa bertekanan tinggi menciptakan secangkir kopi hitam “creamy” berlapiskan buih tebal di atasnya.
Proses ini tidak menghilangkan cita rasa kopi murni dan tetap mempertahankan kadar kafein tinggi dari cold brew. Paduan tekstur lembut yang “ramah” dengan kafein yang nendang menjadikan minuman kopi ini pas banget buat mood booster di kala kamu sedang mellow.
Ready-to-Drink Coffee, Asupan Semangat Dalam Kemasan.
Kaum profesional muda saat ini semakin dituntut untuk siap hadapi tantangan kapan pun dan di mana pun. Inilah yang menjadikan ready-to-drink coffee sahabat setia coffee lovers yang selalu ada saat dibutuhkan.
Minuman kopi ini berbentuk kemasan praktis siap minum dengan berbagai pilihan rasa. Mulai dari coffee latte, caramel frappuccino, mocharetta, espresso, sampai black coffee bisa ditemui di mini market sekitarmu.
Untuk kaum urban yang super produktif, dinamis, dan sangat menghargai waktunya, ready-to-drink coffee ini wajib ada di setiap aktivitas. Melihat jumlah permintaan yang kian meningkat, tidak heran jika ready-to-drink coffee masih akan meramaikan trend kopi 2019 di kalangan profesional muda Indonesia.
Semakin banyak ragam pilihan jenis kopi yang siap memenuhi hasrat coffee lovers di tahun 2019 ini. Mana yang paling buat kamu penasaran? Atau mungkin kamu sudah pernah coba salah satunya? Share pengalamanmu di kolom komentar ya!
Ditulis oleh M Adinugraha Wicaksana, VIP Talent Suarise
Author Profile




