DHA

ilustrasi ibu hamil

Manfaat Seafood untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Janin

Manfaat Seafood untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Janin 1920 1281 Muhamad Adinugraha Wicaksana

Walaupun Indonesia dijuluki sebagai negara Maritim yang kaya, budaya mengonsumsi bahan makanan hasil laut masih cukup memprihatinkan. Berdasarkan data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun lalu, konsumsi ikan di Indonesia masih kalah jauh dengan Malaysia dan singapura, yaitu dengan selisih 30-40 kg per kapita per tahun. Hal ini tentunya berdampak langsung pada kualitas gizi dan kualitas sumber daya manusia itu sendiri. 

Oleh karena itu, kesadaran akan pentingnya konsumsi makanan hasil laut harus lebih dikembangkan di seluruh lapisan masyarakat, terutama pada ibu hamil dan anak. Tanpa disadari, keluarga yang gemar mengonsumsi seafood adalah keluarga yang lebih berpotensi dalam menciptakan generasi cemerlang di masa depan. 

Apa saja manfaat seafood bagi ibu dan anak? Simak penjelasan selanjutnya di bawah ini!

 

Pentingnya Asam amino esensial untuk ibu hamil

Seperti halnya vitamin dan mineral, asam amino esensial juga merupakan kunci utama untuk perkembangan janin yang sehat. Kadar asam “arachidonic”, jenis omega 6 berantai panjang, memang bisa didapatkan pada makanan olahan daging dan telur. Namun, kadarnya tidak seberapa bila dibandingkan dengan yang terkandung dalam ikan laut. 

Jenis asam amino lain seperti DHA yang terkandung pada omega-3 juga berperan penting pada proses pertumbuhan janin, di antaranya:

  • Sistem saraf dan struktur otak pada janin.
  • Sistem pembuluh darah pada janin.
  • Fungsi kognitif anak.

Makin banyak asupan DHA pada ibu hamil, makin besar pula asupan DHA yang diperoleh janin. Pada orang dewasa, kadar asupan DHA yang ideal adalah 100 mg  tiap harinya. Jumlah ini naik menjadi dua kali lipat pada ibu hamil, karena di samping untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu, DHA juga digunakan sebagai asupan janin. 

Manfaat seafood yang mengandung DHA lebih banyak dibanding makanan lain akan sangat membantu ibu hamil pada fase ini. Dengan seafood, ibu hamil dapat memenuhi kebutuhan DHA per hari tanpa harus selalu memaksakan diri untuk makan dalam porsi besar yang dapat memicu mual dan muntah. 

 

Manfaat Seafood Pada Pencegahan Bayi Prematur

Manfaat seafood lainnya yang sangat penting untuk diketahui oleh ibu hamil adalah kemampuannya mencegah bayi terlahir prematur. Kurangnya konsumsi makanan laut bisa berakibat sangat fatal bagi kesehatan ibu hamil dan kandungannya. Selain pada janin, DHA pada omega-3 juga berpengaruh pada durasi kehamilan. Berdasarkan penelitian, Ibu hamil dengan kadar DHA rendah cenderung mengalami periode kehamilan yang lebih pendek dari semestinya dan melahirkan bayi prematur. 

Perlu diketahui, bayi prematur pada dasarnya adalah bayi yang tidak mencapai kondisi pertumbuhan optimal ketika masih berada dalam janin. Kondisi ini juga akan mengganggu fase pertumbuhan bayi yang cenderung lebih lamban dibandingkan bayi yang terlahir normal. 

Lebih jauh, Kadar DHA pada ibu juga menentukan kadar DHA dalam ASI yang diproduksi. Asupan DHA yang cukup pada ibu mampu mengurangi resiko malnutrisi pada bayi. Bayi yang terpenuhi kebutuhan nutrisinya akan terhindar dari ancaman gangguan pertumbuhan anak seperti: 

  • Stunting.
  • imunitas anak yang rendah.
  • ADHD dan disleksia.
  • Lemah jantung dan aritmia.
  • Kemampuan gerak dan koordinasi fisik yang buruk.
  • Katarak, glaucoma, dan gangguan penglihatan lainnya.

Berbagai penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan terkait nutrisi dan perkembangan anak semakin membuktikan besarnya manfaat seafood bagi kesehatan ibu dan bayi. Kini saatnya giliran anda mengambil keputusan cerdas untuk mengubah pola makan Anda menjadi lebih sehat dan mengonsumsi makanan laut lebih banyak lagi demi masa depan anak dan kemajuan generasi bangsa kita di masa depan. Yuk makan ikannya, Famz!

 

Ditulis oleh Moh Adinugraha Wicaksana, VIP Talent Suarise

Ilustrasi seafood

Ketahui 9 Manfaat Seafood Ini untuk Hidup Berkualitas

Ketahui 9 Manfaat Seafood Ini untuk Hidup Berkualitas 2302 1534 Deasy Junaedi

“Ayo makan ikan, makan ikan sehat, tidak makan ikan saya tenggelamkan!” – Ibu Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan RI.  

Pada tiap kesempatan, Ibu Susi tak bosan-bosan mengajak kita semua untuk rajin mengonsumsi ikan dan makanan laut lainnya. Hal ini dilakukannya bukan hanya semata-mata karena beliau adalah Menteri Kelautan dan Perikanan, tapi faktanya seafood memang terbukti merupakan sumber protein paling baik dibandingkan dengan ayam dan daging sapi.

FYI, ikan yang berasal dari laut dalam seperti salmon, sarden dan makarel, memiliki kadar lemak rendah yang tidak akan membuat tubuh Famz jadi gemuk. Selain itu, kandungan omega 3 di dalamnya yang tinggi sangat bermanfaat untuk regenerasi sel tubuh manusia.

Meski ada beberapa mitos salah yang beredar di masyarakat mengenai seafood alias makanan laut seperti berpotensi meningkatkan kadar kolesterol, tetapi, beberapa penelitian menyebutkan bahwa seafood memiliki banyak manfaat serta baik bagi kesehatan, asalkan tidak dikonsumsi secara berlebihan dan diolah dengan cara yang tepat.

Baca juga Seafood Panggang & Pelengkapnya, Patut Dicoba

Mau tau manfaat seafood lainnya yang bisa membuat hidup Famz lebih berkualitas? Yuk, simak info lengkapnya di bawah ini.

1. Menurunkan Resiko Hipertensi

Sumber protein baik dan kadar lemak jenuh yang rendah dalam seafood seperti kepiting, lobster, dan udang, ditambah dengan asam lemak omega 3 yang tinggi di dalam ikan salmon, sardin, herring, dan makarel, jika dimasak dengan

baik (tanpa minyak berlebih), berpotensi besar mengurangi resiko hipertensi.

Ketahui Cara Menggoreng Makanan Dengan Baik

2. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Beberapa penelitian membuktikan bahwa kandungan omega 3 yang terdapat di dalam jenis-jenis ikan laut, cumi, serta udang mampu meningkatkan HDL (kolesterol baik), mencegah akumulasi trigliserida, mengurangi tingkat trigliserida berlebih, dan mencegah pembekuan darah, sehingga bisa membantu menyehatkan jantung, termasuk menurunkan resiko penyakit kardiovaskuler seperti stroke, serangan jantung, hingga aritmia jantung.

Untuk mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung, para ahli dari Harvard School of Public Health  menyarankan agar kita makan dua porsi ikan dalam seminggu.

3. Mencegah Penyakit Mental

Salah satu manfaat seafood untuk kesehatan otak antara lain yaitu mencegah penyakit Alzheimer.

FYI, mengonsumsi ikan laut secara teratur, misalnya sekali seminggu saja, bisa meningkatkan sekaligus mempertahankan daya ingat Famz agar tetap bagus, lho.

Bahkan, menurut studi yang dipublikasikan oleh Journal of Epidemiology and Community Health, perempuan yang mengonsumsi seafood berisiko lebih rendah untuk depresi dibandingkan yang sama sekali tidak mengonsumsinya. Ini karena seafood banyak mengandung asam lemak omega 3 yang bisa meningkatkan produksi hormon serotonin dan dopamin dalam otak. Nah, kedua jenis hormon tersebut memiliki peran besar dalam menciptakan good mood dan mencegah depresi.

4. Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi

Vitamin D dikenal sangat baik untuk kesehatan tulang. Selain kita bisa mendapatkan asupan vitamin D gratis dari sinar matahari, ternyata kandungan vitamin D yang terdapat dalam ikan salmon dan tuna juga mampu mendukung pertumbuhan tulang serta penyerapan kalsium. Bahkan sebuah studi menyebutkan bahwa asam lemak omega 3 bisa memudahkan

pergerakan sendi dan mengurangi kekakuan sendi akibat arthritis rheumatoid (peradangan kronis pada sendi).

5. Menjaga Kesehatan Mata

Ilustrasi gambar mata

Manfaat seafood bagi matamu adalah membuatnya tetap sehat dan cemerlang

Studi yang dipublikasikan dalam Jurnal Investigative Ophthalmology and Visual Science menemukan bahwa degenerasi makula (bagian tengah retina), yang seringkali menjadi penyebab utama kebutaan terkait usia, cenderung berkurang pada orang yang rutin mengonsumsi seafood (2 porsi ikan per minggu). Famz juga bisa mengonsumsi minyak ikan secara teratur guna menjaga mata tetap sehat dan cerah.

6. Menjaga Kesehatan Kulit

Famz, manfaat seafood berikut ini datang dari hasil studi yang dipublikasikan dalam Journal of Lipid Research tahun 2005 yang menyebutkan bahwa kandungan EPA pada makanan laut dipercaya bisa memblokir enzim perusak kolagen, sehingga bisa melindungi kulit dari paparan sinar UV matahari, mencegah keriput, sampai memperbaiki kerusakan kulit. Wah, Famz bisa terlihat awet muda nih…

7. Menjaga Berat Tubuh yang Ideal

Bagi Famz yang ingin menjaga berat tubuh ideal, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi daging ikan laut yang terbukti memiliki kadar protein lebih tinggi dan kadar lemak lebih rendah dibandingkan daging sapi atau ayam.

Yang penting, diolah dan dikonsumsi dengan cara yang benar, tanpa santan atau minyak yang berlebih, dan jangan lupa untuk tetap berolahraga ya, Famz.

Baca juga Konsumsi Ikan dan Penurunan Berat Badan

8. Meningkatkan Kesuburan

Jika Famz sedang berencana untuk memiliki momongan, maka konsumsilah seafood, terutama ikan salmon matang atau tiram. Ini karena kandungan omega 3 dan protein yang tinggi di dalamnya sangat baik untuk kesehatan organ reproduksi. Ssst, konon katanya bisa melipat gandakan peluang untuk hamil, lho. Hmm, tak ada salahnya untuk dicoba kan, Famz? Namanya juga usaha…

9. Mencerdaskan Otak

Beberapa studi menunjukkan bahwa seorang ibu hamil yang secara teratur mengonsumsi seafood (ikan atau minyak ikan) akan melahirkan anak dengan intelegensi di atas rata-rata.

Hal ini karena seafood bisa meningkatkan kadar asam eicosapentaenoic (EPA) dan docosahexanoic (DHA), sehingga baik untuk mendukung pertumbuhan otak (terutama pada bayi dan anak-anak).

Baca juga 4 Jenis Seafood yang Bisa Bikin Si Kecil Cerdas  (link to artikel Deasy-Portfolio 4)

Nah, semoga info mengenai 9 manfaat seafood di atas membuat Famz semakin yakin untuk mulai mengonsumsi seafood guna menjalani hidup yang lebih sehat dan berkualitas bersama orang-orang tercinta ya!

Jika Famz punya info mengenai manfaat seafood lainnya, share di sini ya…

 

Ditulis oleh Deasy Junaedi, VIP Talent Suarise