hipertensi

Ilustrasi pria dan wanita lansia

5 Penyakit yang Biasa Menyerang Lansia

5 Penyakit yang Biasa Menyerang Lansia 2304 1536 Aryani Sri Ramadhani

Menjadi tua adalah sebuah fase kehidupan, ditandai dengan bertambahnya umur, melemahnya fungsi organ, menurunnya daya tahan tubuh dan masih banyak lagi. Kondisi seperti ini menyebabkan Anda rentan terserang penyakit. Dan kebanyakan penyakit tidak serta merta hadir, semua disebabkan karena pola hidup di masa lalu. Pola hidup seperti  pola makan, pola stres, pola tidur dan pola-pola yang kita lakukan sejak kecil yang baru berakibat di masa tua.

Orang-orang yang menerapkan hidup sehat sejak dini dan orang-orang yang mampu mengelola stres cenderung terhindar dari penyakit berbahaya di masa tua. Mengapa? Karena sebab terbesar dari penyakit adalah pola makan dan stres yang tak mampu dikelola dengan baik. Karena itu juga Anda sering mendengar dokter menyarankan agar pasien lebih banyak istirahat dan jangan banyak pikiran. Iya kan?

Lalu penyakit apa saja yang biasa menyerang lansia? Yuk baca bersama!

 

Hipertensi

Darah tinggi atau yang biasa dikenal dengan hipertensi adalah penyakit yang paling banyak diderita oleh lansia di Indonesia. Tekanan darah tergolong tinggi apabila mencapai angka 140/90 mmHg atau lebih. Kondisi darah tinggi wajar terjadi pada lansia karena semakin tua memang tekanan darah akan semakin tinggi. Tapi apabila tekanan darah anda sudah mencapai angka tersebut, sebaiknya tetap melakukan perawatan untuk mengatasi darah tinggi. Karena apabila dibiarkan bisa menyerang jantung atau menjadi stroke. Hal yang bisa anda lakukan untuk menjaga diri dari hipertensi adalah menjaga pola makan, hindari stres, perbanyak olahraga dan istirahat yang cukup.

Inkontinensia Urin

Sebuah kondisi dimana orang sulit mengendalikan buang air kecilnya. Bukanlah penyakit parah, tapi tak juga boleh diremehkan. Yang biasa terjadi adalah penderitanya cenderung tak percaya diri bila ingin berbaur dengan lingkungan. Tanda-tandanya adalah menjadi berkemih saat batuk dan tertawa. Solusi dari masalah ini adalah dengan menggunakan popok dewasa. Karena dengan menggunakan popok dewasa anda tidak perlu minder saat ingin bergaul di luar. Tak perlu gensi juga karena sekarang popok dewasa ini hadir dalam berbagai bentuk, seperti model perekat dan model celana. Buat anda yang masih aktif beraktivitas, bisa menggunakan popok dewasa celana jadi nyaman digunakan bepergian. 

Stroke

Stroke terjadi karena aliran darah ke otak tidak lancar. Hal ini mengakibatkan jaringan pada otak kekurangan oksigen dan nutrisi untuk menjalankan fungsinya. Stroke tergolong berbahaya dan memerlukan pertolongan untuk mencegah kerusakan otak lebih parah dan lansia rentan terserang stroke. Tanda-tandanya adalah mati rasa pada bagian wajah, tangan, atau kaki pada satu sisi tubuh. Sakit kepala dahsyat tiba-tiba tanpa sebab, kehilangan keseimbangan saat berjalan, kesulitan berbicara dan melemahnya penglihatan pada satu mata atau keduanya. Hal yang bisa anda lakukan adalah mengurangi rokok, melakukan gerakan-gerakan fisiotherapy yang disarankan, menjaga pola makan, tidak stres dan istirahat yang cukup.

Artritis atau radang sendi

Penyakit ini adalah penyakit yang banyak menyerang lansia di Indonesia. Artritis merupakan peradangan pada salah satu atau lebih sendi anda. Artritis ditandai dengan kekakuan, rasa nyeri dan bengkak pada sendi sehingga membatasi ruang gerak anda. Apabila anda merasa sakit sebaiknya anda istirahat dan jangan memaksakan diri. Hal yang bisa anda lakukan adalah menjaga berat badan, berolahraga secara teratur dan perbanyak istirahat agar artritis tidak semakin memburuk.

Diabetes

penyakit yang diberi gelar ibu dari segala penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita lansia di Indonesia. Semakin tua semakin menurun fungsi tubuh termasuk fungsi tubuh dalam mengelola gula darah anda. Menjaga pola makan, mengelola stres dengan baik dan olahraga teratur adalah cara yang harus ditempuh untuk penderita diabetes. Karena apabila anda tak mampu melakukannya, tubuh akan makin kesulitan mengolah gula darah. Hal tersebut dapat mengakibatkan kerusakan pada organ lain.

Itulah penyakit-penyakit yang biasa menyerang lansia di Indonesia. Kunci sehat memang dimulai sejak dini, tapi apabila baru menyadarinya sekarang belum terlambat. Jaga pola makan, kelola stres dengan baik, tinggalkan rokok, istirahat yang cukup dan berolahraga dengan teratur dapat anda lakukan agar kesehatan tubuh dapat kita jaga dengan baik. Semoga artikel ini bermanfaat ya!

 

Ditulis oleh Aryani Sri Ramadhani, VIP Talent Suarise

Ilustrasi wanita lansia sedang duduk bersama

Hal yang Harus Dipahami Sebelum Membeli Popok Dewasa

Hal yang Harus Dipahami Sebelum Membeli Popok Dewasa 4608 3456 Aryani Sri Ramadhani

Semakin tua seseorang semakin mungkin terserang berbagai macam penyakit. Hal ini terjadi karena mulai lemahnya sel-sel dalam tubuh. Penyakit seperti hipertensi, inkontinensia urin, stroke, dan  diabetes adalah penyakit yang sering menyerang para lansia di Indonesia. Hal ini juga yang kemudian menyebabkan orang tua memerlukan perawatan dan perhatian lebih. Salah satunya adalah mengatasi kondisi buang air kecil.

Lansia yang terserang stroke cenderung tidak bisa banyak beraktivitas, sehingga kesulitan apabila ingin buang air dan lansia yang mengalami inkontinensia urin tidak mampu mengontrol buang air kecil mereka. Hal ini berarti Caring People harus memberikan popok dewasa untuk mereka. Sama seperti popok untuk anak kecil/bayi, Caring People juga harus memperhatikan beberapa hal karena salah-salah malah akan menyebabkan hal yang kurang baik seperti iritasi atau ruam kulit.

Lalu apa saja yang harus Caring People perhatikan sebelum membeli popok dewasa? Yuk simak bersama!

Yakinkan orang tua

Tak semua orang tua langsung setuju saat ditawarkan menggunakan popok dewasa. Sebagian dari mereka merasa risih karena masih aktif beraktivitas, sebagian lagi merasa gengsi atau takut ditertawai dan sebagian lagi merasa tidak nyaman. Di sinilah peran Caring People yang harus meyakinkan kesayangan dengan lemah lembut agar mereka paham kalau menggunakan popok dewasa tidaklah memalukan, bahkan sangat membantu mereka agar tetap percaya diri di lingkungan. Dan dengan menggunakan popok dewasa, orang tua dapat tetap beraktivitas tanpa harus malu bila tak mampu mengontrol buang air kecil.

Sesuaikan dengan aktivitas

Setelah meyakinkan orang tua kalau menggunakan popok dewasa bukanlah hal yang memalukan, tugas Caring People adalah memilih popok dewasa berdasarkan aktivitasnya. Ada orang tua yang masih aktif ada yang tidak mampu beraktivitas sama sekali, ada yang harus dibantu saat berdiri, berjalan, duduk atau berbaring. Semua itu harus kita pahami dulu karena beda kondisi beda jenis popok dewasa yang harus dipakai. Misalnya popok dewasa celana sangat cocok untuk orang tua yang masih aktif Sedangkan yang tidak banyak mobilisasi sebaiknya menggunakan popok dewasa yang berbentuk perekat. Pemilihan ini juga akan sangat membantu Caring People dalam merawat kesayangan.

Sesuai ukuran

Selain hal di atas, yang perlu kita perhatikan juga adalah ukuran pinggang yang pas. Karena popok dewasa yang ukurannya pas akan menghindarkan kesayangan dari iritasi. Iritasi ini tidak baik apalagi bila terjadi pada orang tua penderita diabetes. Bisa-bisa kondisinya akan jadi parah. Ukurlah pinggang orang tua dengan benar. Dan ketahuilah apabila ukuran popok dewasa celana berbeda dengan popok dewasa perekat. Jadi Caring People harus ukur dengan benar ya.

Bahan yang lembut

Memilih bahan adalah hal yang tak kalah penting. Pilihlah bahan yang lembut seperti kain. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari iritasi yang bisa terjadi. Selain itu bahan yang lembut membuat pemakainya menjadi nyaman.

Mudah menyerap cairan

Memilih popok yang mudah menyerap cairan juga menjadi perhatian kita, karena semakin cepat cairan terserap semakin berkurang juga resiko basah pada permukaan popok. Popok dewasa Confidence sangat direkomendasikan dalam hal kecepatan menyerap cairan. Pilihan popok Confidence mengandung aloe vera sehingga mudah menyerap cairan dan melindungi dari iritasi atau ruam yang biasa terjadi. Selain itu popok dewasa Confidence di desain dengan pelindung samping sehingga tidak mudah bocor. Semua kelebihan itu pasti akan membuat kesayangan merasa nyaman saat menggunakan popok dewasa. Caring People bisa mendapatkan popok  Confidence di Alfamart dan Carrefour terdekat.

Itulah hal-hal yang harus kita pahami sebelum membeli popok dewasa. Semoga artikel ini dapat membantu Caring People dalam menentukan popok dewasa yang akan digunakan oleh kesayangan. Semoga juga merawat kesayangan menjadi hal yang menyenangkan ya!

 

Ditulis oleh Aryani Sri Ramadhani, VIP Talent Suarise

Ilustrasi seafood

Ketahui 9 Manfaat Seafood Ini untuk Hidup Berkualitas

Ketahui 9 Manfaat Seafood Ini untuk Hidup Berkualitas 2302 1534 Deasy Junaedi

“Ayo makan ikan, makan ikan sehat, tidak makan ikan saya tenggelamkan!” – Ibu Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan RI.  

Pada tiap kesempatan, Ibu Susi tak bosan-bosan mengajak kita semua untuk rajin mengonsumsi ikan dan makanan laut lainnya. Hal ini dilakukannya bukan hanya semata-mata karena beliau adalah Menteri Kelautan dan Perikanan, tapi faktanya seafood memang terbukti merupakan sumber protein paling baik dibandingkan dengan ayam dan daging sapi.

FYI, ikan yang berasal dari laut dalam seperti salmon, sarden dan makarel, memiliki kadar lemak rendah yang tidak akan membuat tubuh Famz jadi gemuk. Selain itu, kandungan omega 3 di dalamnya yang tinggi sangat bermanfaat untuk regenerasi sel tubuh manusia.

Meski ada beberapa mitos salah yang beredar di masyarakat mengenai seafood alias makanan laut seperti berpotensi meningkatkan kadar kolesterol, tetapi, beberapa penelitian menyebutkan bahwa seafood memiliki banyak manfaat serta baik bagi kesehatan, asalkan tidak dikonsumsi secara berlebihan dan diolah dengan cara yang tepat.

Baca juga Seafood Panggang & Pelengkapnya, Patut Dicoba

Mau tau manfaat seafood lainnya yang bisa membuat hidup Famz lebih berkualitas? Yuk, simak info lengkapnya di bawah ini.

1. Menurunkan Resiko Hipertensi

Sumber protein baik dan kadar lemak jenuh yang rendah dalam seafood seperti kepiting, lobster, dan udang, ditambah dengan asam lemak omega 3 yang tinggi di dalam ikan salmon, sardin, herring, dan makarel, jika dimasak dengan

baik (tanpa minyak berlebih), berpotensi besar mengurangi resiko hipertensi.

Ketahui Cara Menggoreng Makanan Dengan Baik

2. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Beberapa penelitian membuktikan bahwa kandungan omega 3 yang terdapat di dalam jenis-jenis ikan laut, cumi, serta udang mampu meningkatkan HDL (kolesterol baik), mencegah akumulasi trigliserida, mengurangi tingkat trigliserida berlebih, dan mencegah pembekuan darah, sehingga bisa membantu menyehatkan jantung, termasuk menurunkan resiko penyakit kardiovaskuler seperti stroke, serangan jantung, hingga aritmia jantung.

Untuk mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung, para ahli dari Harvard School of Public Health  menyarankan agar kita makan dua porsi ikan dalam seminggu.

3. Mencegah Penyakit Mental

Salah satu manfaat seafood untuk kesehatan otak antara lain yaitu mencegah penyakit Alzheimer.

FYI, mengonsumsi ikan laut secara teratur, misalnya sekali seminggu saja, bisa meningkatkan sekaligus mempertahankan daya ingat Famz agar tetap bagus, lho.

Bahkan, menurut studi yang dipublikasikan oleh Journal of Epidemiology and Community Health, perempuan yang mengonsumsi seafood berisiko lebih rendah untuk depresi dibandingkan yang sama sekali tidak mengonsumsinya. Ini karena seafood banyak mengandung asam lemak omega 3 yang bisa meningkatkan produksi hormon serotonin dan dopamin dalam otak. Nah, kedua jenis hormon tersebut memiliki peran besar dalam menciptakan good mood dan mencegah depresi.

4. Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi

Vitamin D dikenal sangat baik untuk kesehatan tulang. Selain kita bisa mendapatkan asupan vitamin D gratis dari sinar matahari, ternyata kandungan vitamin D yang terdapat dalam ikan salmon dan tuna juga mampu mendukung pertumbuhan tulang serta penyerapan kalsium. Bahkan sebuah studi menyebutkan bahwa asam lemak omega 3 bisa memudahkan

pergerakan sendi dan mengurangi kekakuan sendi akibat arthritis rheumatoid (peradangan kronis pada sendi).

5. Menjaga Kesehatan Mata

Ilustrasi gambar mata

Manfaat seafood bagi matamu adalah membuatnya tetap sehat dan cemerlang

Studi yang dipublikasikan dalam Jurnal Investigative Ophthalmology and Visual Science menemukan bahwa degenerasi makula (bagian tengah retina), yang seringkali menjadi penyebab utama kebutaan terkait usia, cenderung berkurang pada orang yang rutin mengonsumsi seafood (2 porsi ikan per minggu). Famz juga bisa mengonsumsi minyak ikan secara teratur guna menjaga mata tetap sehat dan cerah.

6. Menjaga Kesehatan Kulit

Famz, manfaat seafood berikut ini datang dari hasil studi yang dipublikasikan dalam Journal of Lipid Research tahun 2005 yang menyebutkan bahwa kandungan EPA pada makanan laut dipercaya bisa memblokir enzim perusak kolagen, sehingga bisa melindungi kulit dari paparan sinar UV matahari, mencegah keriput, sampai memperbaiki kerusakan kulit. Wah, Famz bisa terlihat awet muda nih…

7. Menjaga Berat Tubuh yang Ideal

Bagi Famz yang ingin menjaga berat tubuh ideal, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi daging ikan laut yang terbukti memiliki kadar protein lebih tinggi dan kadar lemak lebih rendah dibandingkan daging sapi atau ayam.

Yang penting, diolah dan dikonsumsi dengan cara yang benar, tanpa santan atau minyak yang berlebih, dan jangan lupa untuk tetap berolahraga ya, Famz.

Baca juga Konsumsi Ikan dan Penurunan Berat Badan

8. Meningkatkan Kesuburan

Jika Famz sedang berencana untuk memiliki momongan, maka konsumsilah seafood, terutama ikan salmon matang atau tiram. Ini karena kandungan omega 3 dan protein yang tinggi di dalamnya sangat baik untuk kesehatan organ reproduksi. Ssst, konon katanya bisa melipat gandakan peluang untuk hamil, lho. Hmm, tak ada salahnya untuk dicoba kan, Famz? Namanya juga usaha…

9. Mencerdaskan Otak

Beberapa studi menunjukkan bahwa seorang ibu hamil yang secara teratur mengonsumsi seafood (ikan atau minyak ikan) akan melahirkan anak dengan intelegensi di atas rata-rata.

Hal ini karena seafood bisa meningkatkan kadar asam eicosapentaenoic (EPA) dan docosahexanoic (DHA), sehingga baik untuk mendukung pertumbuhan otak (terutama pada bayi dan anak-anak).

Baca juga 4 Jenis Seafood yang Bisa Bikin Si Kecil Cerdas  (link to artikel Deasy-Portfolio 4)

Nah, semoga info mengenai 9 manfaat seafood di atas membuat Famz semakin yakin untuk mulai mengonsumsi seafood guna menjalani hidup yang lebih sehat dan berkualitas bersama orang-orang tercinta ya!

Jika Famz punya info mengenai manfaat seafood lainnya, share di sini ya…

 

Ditulis oleh Deasy Junaedi, VIP Talent Suarise