Seafood: Ramah di Lidah, Ramah di Badan, dan Banyak Manfaatnya!

Ilustrasi ikan laut

Seafood: Ramah di Lidah, Ramah di Badan, dan Banyak Manfaatnya!

Seafood: Ramah di Lidah, Ramah di Badan, dan Banyak Manfaatnya! 3086 2318 Melissa Puspa Chandra

Seafood alias makanan laut banyak digemari di seantero dunia, termasuk di Indonesia, yang notabene salah satu produsen seafood segar terkemuka secara internasional. Meskipun begitu, banyak juga yang menghindari konsumsi seafood karena banyak hal, seperti “ingin diet” dan “takut kena penyakit kolesterol tinggi.”

Konsumsi seafood secara berlebihan memang kurang baik bagi kesehatan. Namun seafood juga punya segudang manfaat lho, Famz! Makanan laut yang biasa kita jumpai seperti ikan laut, cumi-cumi, udang, kepiting dan kerang ternyata kaya akan vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh dan mental. Makanan-makanan ini juga memiliki lemak tak jenuh (HDL atau “kolesterol baik”) yang bisa membantu memerangi lemak jenuh (LDL atau “kolesterol jahat”), yang biasanya menghantui hati para penggemar seafood ketika sedang menikmati santapan kesukaannya ini.

Ngomong-ngomong soal manfaat, tahukah Famz bahwa seafood bisa membantu memerangi kanker, anemia dan penyakit jantung? Manfaat-manfaat tersebut baru beberapa saja, lho! Mau tahu lengkapnya? Berikut ini ulasannya, seperti yang dilansir dari berbagai sumber:

Ikan Laut

Tahukah Famz? Indonesia produsen ikan laut terbesar kedua di dunia setelah Cina, lho! Sayangnya, orang Indonesia sendiri belum banyak mengonsumsi ikan laut. Padahal, ikan laut berguna sekali bagi kesehatan, contohnya:

  1. Menurunkan risiko penyakit jantung

Ikan laut berprotein tinggi namun berlemak jenuh rendah, sehingga aman bagi kadar lemak darah kita. Omega 3 yang terkandung dalam ikan laut juga dapat membantu menurunkan kadar lemak darah yang berlebihan, yang biasanya memicu beragam penyakit jantung, sementara lemak tak jenuhnya dapat membantu merawat kerja jantung.

  1. Memupuk perkembangan dan menjaga kesehatan otak

Omega 3 yang terkandung dalam ikan laut juga membantu tumbuh kembang otak anak, serta membantu mencegah depresi dan demensia (pikun) pada lansia. Selain itu, omega 3 juga membantu menjaga kesehatan dan fungsi otak di segala usia.

  1. Menjaga kesehatan mata

Ternyata, omega 3 pun baik untuk merawat mata serta mengurangi resiko terkena degenerasi makula dan kerusakan retina akibat diabetes!

  1. Membantu menjaga kesehatan tulang

Vitamin D3 dan kalsium yang ada dalam ikan laut bisa membantu tubuh kita merawat tulang dan gigi, dengan begitu membantu mencegah osteoporosis. Ikan laut cocok sekali dikonsumsi oleh orang-orang yang juga jarang terpapar sinar matahari, yang adalah sumber lain pemasok vitamin D yang diperlukan tubuh, seperti yang terungkap dalam penelitian oleh Surrey University.

  1. Mengatasi gangguan tiroid

Yodium dan selenium yang ada dalam ikan laut bisa membantu menyembuhkan penyakit tiroid dan mencegah kerusakan lebih lanjut pada kelenjar ini. Mineral-mineral ini juga dapat membantu mencegah gangguan pada tiroid dan memelihara fungsinya, karena kekurangan mineral inilah yang menyebabkan terjadinya penyakit tiroid.

Namun tetap saja, Famz, harap jeli dan berhati-hati dalam memilih ikan laut untuk dikonsumsi ya! Baiknya menghindari ikan hiu dan todak karena jenis-jenis ikan ini mengandung kadar merkuri yang cukup tinggi, sehingga berbahaya bagi kesehatan, terutama fungsi syaraf.

Cumi-Cumi

Selain membantu menurunkan resiko penyakit jantung dan merawat fungsi jantung karena kadar lemak tak jenuhnya, sama seperti yang ada pada ikan laut, cumi-cumi juga punya manfaat-manfaat lain, yaitu:

  1. Membantu penyerapan vitamin ke dalam tubuh

Lemak tak jenuh juga membantu tubuh menyerap vitamin-vitamin yang memang sedianya larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E dan K.

  1. Membangun otot

Protein dalam cumi-cumi tinggi, sehingga dapat membantu pembentukan otot, bagi yang gemar berolahraga.

  1. Menjadi teman diet

Nah, karena proteinnya tinggi, lambung lambat mencerna cumi-cumi, jadi kita akan merasa kenyang lebih lama.

  1. Memasok beragam vitamin dan mineral

Cumi-cumi adalah pemasok vitamin A, B6, B12, C dan E. Cumi-cumi juga mengandung kalsium, zat besi, magnesium dan sodium.

Tidak seperti beberapa jenis ikan yang telah disebutkan di atas, cumi-cumi rendah kadar merkurinya, lho! Jadi aman dimakan. Namun jangan berlebihan juga ya! Baiknya cumi-cumi juga diolah dengan dipanggang, ditumis dengan minyak zaitun, atau dimasukkan ke dalam sop seafood tanpa digoreng terlebih dahulu, karena menggoreng cumi-cumi menyebabkan kadar kalori dan lemaknya naik dua kali lipat.

Udang

Ilustrasi udang

Udang bisa jadi anti-depresan loh!

Selain baik bagi jantung, bisa jadi anti-depresan, dan membantu memupuk tumbuh kembang serta kesehatan otak, layaknya khasiat ikan laut, udang juga punya manfaat-manfaat berikut ini, lho!

  1. Menyeimbangkan hormon

Protein dalam udang, selain dapat membantu membentuk dan menambah massa otot, juga dapat membantu menyeimbangkan hormon-hormon serta enzim dalam tubuh dan memperlancar proses biosintesis.

  1. Membantu mencegah kanker

Selenium adalah zat antioksidan yang bisa membantu mencegah pembentukan sel kanker dan menjaga kekebalan tubuh. Udang memiliki kadar selenium yang cukup untuk keperluan sehari-hari dan mudah diserap ke dalam tubuh.

  1. Anti inflamasi

Astaxanthin (pigmen di cangkang udang) dan selenium bisa jadi obat anti inflamasi yang alamiah.

  1. Mencegah dan menyembuhkan anemia

Vitamin B dan zat besi serta zat seng di udang dapat membantu mengatur tekanan darah, juga mencegah dan mengobati anemia.

Layaknya mengolah cumi-cumi, baiknya mengolah udang dengan cara dikukus atau dibakar, bukan digoreng, agar khasiatnya terjaga tetapi tetap enak dimakan. Berhati-hati juga ya dalam membeli udang, Famz, karena udang termasuk bahan yang mudah sekali rusak lantaran proses enzimatik, kimiawi dan/atau mikrobiologis. Untuk menghindari kontaminasi ini, udang biasanya dibekukan mulai setelah ditangkap sampai siap diolah.

Kepiting

Hanya 45% dari tiap kepiting yang bisa dimakan. Meskipun begitu, dari yang 45% ini manfaatnya banyak, lho! Selain menjaga sistem imun dan kesehatan mata, membantu mencegah penyakit jantung, kanker dan osteoporosis, membangun serta merawat otak, juga mencegah dan mengobati anemia, layaknya kebanyakan makanan laut lain, kepiting juga bermanfaat dalam hal-hal berikut ini:

  1. Membantu proses metabolisme dalam tubuh

Vitamin B12 yang ada dalam kepiting dapat membantu proses metabolisme tubuh kita, lho!

  1. Menambah energi

Protein yang ada dalam kepiting menambah energi saat beraktivitas. Cocok sekali bagi yang gemar berolahraga dan banyak menghabiskan tenaga dalam bekerja.

  1. Mempercepat penyembuhan luka

Protein, vitamin B12 dan zat seng yang ada dalam kepiting bisa membantu mempercepat proses pembentukan sel dalam tubuh untuk menggantikan yang rusak.

  1. Mencegah penyakit prostat

Zat seng dalam kepiting dapat membantu mencegah pembesaran prostat, lho!

  1. Merawat kulit dan rambut

Nah, bagi yang memiliki masalah kulit dan rambut rontok, zat seng dalam kepiting bisa membantu mencegah rambut rontok, sementara vitamin B12-nya dapat membantu merawat sel dan syaraf di kulit kita.

Kerang

Ilustrasi kerang

Kerang ternyata bermanfaat menjaga kekebalan tubuh loh!

Selain berfungsi mencegah penyakit jantung dan osteoporosis, mencegah dan mengobati penyakit anemia, menyembuhkan luka, serta menjaga kekebalan tubuh dan kesehatan kulit, seperti beberapa jenis seafood lainnya, kerang juga punya manfaat-manfaat bonus, lho! Di antaranya:

  1. Mengatasi nyeri sendi dan otot

Vitamin B12 dalam kerang berfungsi merawat serta meningkatkan fungsi syaraf, sendi dan otot.

  1. Mencegah infeksi

Vitamin B12, selain zat seng yang juga terkandung dalam kerang, juga dapat mencegah infeksi. Cocok untuk yang baru mengalami luka fisik.

  1. Mengatasi asma dan bronkitis

Asam amino yang terkandung dalam kerang dapat membantu menyembuhkan penyakit asma dan bronkitis, lho!

  1. Menurunkan tekanan darah

Mineral kalium dan magnesium yang ada dalam kerang membantu mengendurkan pembuluh darah, sehingga tekanan darah bisa turun dan akhirnya stabil.

Meskipun begitu, berhati-hati memilih kerang yang hendak dimakan ya, Famz, karena kerang dapat menyimpan limbah yang mencemari laut seperti merkuri dan logam berat. Pastikan bahwa daerah tempat budidaya dari kerang yang Famz beli bebas dari pencemaran laut!

Secara umum, jika kita berhati-hati untuk tidak mengonsumsi seafood secara berlebihan atau dengan cara yang kurang sehat, juga memilih seafood yang benar-benar aman untuk dikonsumsi, serta memastikan diri bahwa kita tidak memiliki alergi, kita akan mendapatkan manfaat seafood tanpa harus khawatir dengan efek sampingnya, Famz. Yuk mulai budayakan makan makanan laut di rumah supaya keluarga kita bisa meraih semua manfaatnya!

Baca juga Menu Seafood Bergizi ala Dapur Sendiri 

 

Ditulis oleh Melissa Puspa Chandra, VIP Talent Suarise

Author Profile

Melissa Puspa Chandra
Melissa adalah talent tunanetra Suarise, dan merupakan peserta dari pelatihan Suarise Digital Content Writing batch 2.

Melissa Puspa Chandra

Melissa adalah talent tunanetra Suarise, dan merupakan peserta dari pelatihan Suarise Digital Content Writing batch 2.

All stories by : Melissa Puspa Chandra