Posts By :

Melissa Puspa Chandra

ilustrasi lansia sedang menulis

10 Aktivitas Praktis dan Ekonomis untuk Mencegah Pikun

10 Aktivitas Praktis dan Ekonomis untuk Mencegah Pikun 1920 1280 Melissa Puspa Chandra

Tahukah Caring People bahwa sebenarnya pikun atau mild cognitive impairment (MCI) bukan merupakan faktor yang lazim dalam proses penuaan? Kondisi pikun, yang merupakan salah satu ciri dari demensia terjadi ketika sel-sel di dalam otak mengalami kerusakan. Hal ini mengakibatkan bagian otak yang satu tidak lagi mampu berkomunikasi dengan bagian otak yang lain, maupun dengan bagian tubuh lainnya. 

Cari tau perbedaan antara pikun, demensia dan Alzheimer di sini. (link to artikel Melissa-Portfolio Tulisan 5)

Untuk mencegah terjadinya pikun atau memburuknya pikun pada Kesayangan, yuk lakukan 10 aktivitas praktis dan ekonomis berikut ini secara berkala! Kesayangan yang mengalami inkontinensia urin pun tetap dapat melakukannya dengan nyaman dan percaya diri dengan bantuan popok dewasa!

1. Membaca Buku

Membaca apa saja bisa membantu agar otak tetap terasah. Meskipun demikian, membaca buku lebih baik karena isinya lebih kompleks dan lebih banyak. Hal ini dapat lebih menantang otak untuk mengolah dan mengingat serta mengaitkan data-data yang masuk ke dalamnya satu sama lain. Untuk Kesayangan yang penglihatannya sudah berkurang, bisa membaca dengan berbagai cara, seperti:

  • Membaca buku fisik dengan kaca pembesar,
  • Membaca buku elektronik dengan fasilitas pembesar tulisan yang tersedia pada komputer/ponsel/situs tempat membaca buku elektronik tersebut, dan
  • Mendengarkan buku yang sudah direkam dalam bentuk audio.

 

2. Menulis Buku Harian

Seperti pada aktivitas membaca, menulis apa saja bisa membantu mengasah ketajaman daya pikir. Walaupun begitu, menulis buku harian secara khusus bisa sekaligus membantu dalam mengingat sesuatu, seperti:

  • Apa yang sudah dilakukan hari itu,
  • Apa yang ingin dilakukan selanjutnya, dan
  • Apa yang ingin dibicarakan dengan orang lain.

 

3. Mengisi Teka-Teki Silang (TTS)

Mengisi teka-teki silang membuat pengisinya memikirkan banyak hal. Mereka juga akan berusaha mengaitkan apa yang diingatnya satu sama lain, agar teka-teki silang tersebut dapat terisi dengan sempurna. Kegiatan ini juga bisa jadi permainan yang seru dan memberikan kepuasan tersendiri ketika berhasil diselesaikan.

Selain teka-teki silang, permainan-permainan pemecahan masalah lainnya juga dapat membantu mencegah pikun, seperti:

  • Tebak-tebakan,
  • Puzzle, dan
  • Tebak gambar.

Tergantung selera Kesayangan saja!

 

4. Bermain Catur

Bermain catur, baik secara fisik maupun di komputer/ponsel, dapat mengasah daya pikir, sehingga membantu mencegah terjadinya pikun. Jika Kesayangan tidak suka bermain catur, masih ada juga permainan-permainan berbasis strategi lain, seperti kartu dan board game. Permainan-permainan ini dapat dimainkan baik sendiri maupun dengan orang lain.

 

5. Bersosialisasi

Bersosialisasi dengan keluarga, lingkungan sekitar serta kawan-kawan lama dan baru dapat merangsang kerja otak kanan. Otak bagian ini banyak kaitannya dengan bahasa dan komunikasi, kemampuan yang juga akan menurun jika terkena pikun. Bersosialisasi dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti:

  • Bermain bersama keluarga dan kawan 
  • Ikut kegiatan-kegiatan sosial, spiritual, akademis dan keagamaan, dan
  • Menjadi sukarelawan tetap pada lembaga-lembaga yang menaungi kegiatan-kegiatan tersebut. 

Selain mengasah otak kanan, dengan bersosialisasi Kesayangan juga bisa tetap tampil percaya diri dan berkontribusi dalam masyarakat!

6. Berbaur dalam Suasana yang Baru

Aktivitas ini dapat dilakukan sambil bersosialisasi dengan keluarga, kawan, maupun seorang diri. Dengan menikmati suasana yang baru dan disenangi secara berkala, otak akan mendapatkan masukan yang baru dari panca indera. Dengan begitu, otak akan terstimulasi dalam proses pengolahan masukan baru tersebut. Acara car free day, taman kota dan pusat perbelanjaan bisa jadi pilihan; begitu pula jalan-jalan ke obyek wisata dan menikmati udara pegunungan/pantai.

 

7. Menabung dan/atau Mengelola Uang Secara Kecil-Kecilan

Menabung, baik di bank maupun di celengan, dapat mengasah daya kerja otak kiri karena penghitungan yang harus dilakukan. Selain itu, Kesayangan pun bisa lebih percaya diri karena memiliki uang sendiri.

Menjalankan usaha kecil juga dapat membuat otak kiri terus bekerja. Aktivitas ini pun mengasah otak kanan karena sosialisasi yang terus terjalin lewat interaksi dengan pembeli/pelanggan.

 

8. Berolahraga

Berjalan kaki adalah olahraga yang praktis, murah dan menyehatkan. Yoga adalah olahraga lain yang juga tidak membutuhkan banyak gerak tetapi dapat membantu menstimulasi kerja otak.

 

9. Belajar Bahasa Lain

Tidak ada kata terlambat untuk belajar apa pun, termasuk belajar bahasa lain, baik bahasa daerah maupun bahasa asing. Belajar bahasa dapat memberikan stimulus yang dibutuhkan otak untuk tetap bekerja dengan maksimal. Menghafalkan kosakata dan tata aturan dari bahasa tersebut mengasah otak kiri. Sementara itu, mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari mengasah otak bagian kanan. Dengan belajar bahasa, Kesayangan juga bisa makin percaya diri dan bersosialisasi dengan pengguna bahasa yang dipelajarinya.

 

10. Bermain/Belajar Musik dan/atau Menyanyi

Mendengarkan musik baik untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan stres, yang disinyalir merupakan salah satu penyebab pikun yang cukup sering terjadi. Memainkan musik atau menyanyi dapat meningkatkan manfaat yang diperoleh dari terapi ringan ini.

Kesayangan juga dapat belajar memainkan musik dan menyanyi, sebagai aktivitas yang dapat mencegah atau mengurangi pikun. Kegiatan seni ini mengasah otak kanan, sementara menghafalkan notasi dan/atau lirik lagu mengasah otak bagian kiri.

 

Nah, apakah ada aktivitas di atas yang disukai Kesayangan, Caring People?

Perlu diingat bahwa, untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, kegiatan-kegiatan ini harus dilakukan secara berkala dan tanpa rasa terpaksa. Hal ini pun harus diimbangi dengan pola hidup yang sehat.

Tidak ada kata terlambat, Caring People. Meskipun sudah mulai pikun, otak tetap masih dapat diasah supaya tidak memburuk. Bahkan Kesayangan yang sudah mengalami pikun dengan tingkat sedang dan karena itu mengalami inkontinensia urin pun tetap dapat beraktivitas. Kesayangan bisa menggunakan popok dewasa. Confidence Adult Care siap mendampingi! Popok dewasa ini nyaman dipakai dan anti iritasi karena mengandung ekstrak aloe vera dan bersirkulasi udara, juga berbahan selembut kain. Tidak perlu khawatir dengan ruam popok yang bisa mengganggu aktivitas!

Ingin mencobanya terlebih dahulu? Caring People bisa mendaftar untuk mendapatkan sampel gratisnya di sini!

 

Ditulis oleh Melissa Puspa Chandra, VIP Talent Suarise

popok dewasa cermin kebahagiaan para lansia

Perbedaan Demensia, Alzheimer dan Pikun – Jangan Sampai Salah Kaprah!

Perbedaan Demensia, Alzheimer dan Pikun – Jangan Sampai Salah Kaprah! 2362 1575 Melissa Puspa Chandra

Caring People, pasti sudah sering mendengar tentang penyakit demensia, Alzheimer dan pikun, kan? Namun tahukah Caring People bahwa ketiga kondisi ini sebenarnya berbeda satu sama lain, dan tidak semuanya merupakan jenis penyakit? Meskipun demikian, ketiganya berkemungkinan membutuhkan penggunaan popok dewasa, dengan sebabnya masing-masing.

Yuk simak informasinya berikut ini. Semoga bermanfaat bagi Caring People dan Kesayangannya!

Demensia

Demensia adalah sebuah kondisi atau sindrom, bukan penyakit. Dalam kondisi ini, sel-sel di bagian otak tertentu mengalami kerusakan atau kematian. Hal ini dapat disebabkan oleh beragam penyakit dan cedera otak atau kepala, juga kondisi lainnya.

Jenis-jenis demensia di antaranya:

  • Demensia frontotemporal, yang disebabkan oleh penyakit yang menyerang otak bagian frontal dan temporal, sehingga mengakibatkan degenerasi sel-sel otak di bagian-bagian otak tersebut;
  • Lewy Body demensia, di mana terjadi penggumpalan protein abnormal pada bagian otak tertentu;
  • Demensia vaskuler, di mana terdapat gangguan pada pembuluh darah di otak, yang bisa juga berakibat stroke atau penyakit yang berkaitan dengan pembuluh darah lainnya;
  • Demensia campuran, yang biasanya menyerang orang-orang yang sudah berumur di atas 80 tahun, yang merupakan kombinasi antara jenis demensia tertentu dan penyakit yang bisa berujung pada kondisi demensia, seperti Alzheimer dan Parkinson.

 

Alzheimer

Penyakit Alzheimer merupakan penyebab tertinggi dari kondisi demensia. Penyakit ini disebabkan oleh pembentukan plak protein dan serat berbelit dalam otak. Plak protein menyebabkan perubahan pada zat kimia penting yang bertugas menyampaikan pesan dalam otak. Sementara itu, serat yang berbelit menyebabkan perubahan pada struktur otak itu sendiri. Kedua hal ini mengakibatkan kematian sel-sel otak yang terjadi secara bertahap atau progresif, yang seringkali tidak terdeteksi pada awalnya.

Sejauh ini, penyebab Alzheimer belum dapat dipastikan. Namun mild cognitive impairment (MCI) atau yang disebut juga dengan pikun adalah salah satu gejalanya.

 

Pikun

Pikun adalah kondisi yang merupakan salah satu ciri dari kondisi demensia, selain merupakan gejala penyakit Alzheimer. Seperti sebutan lainnya, mild cognitive impairment atau gangguan ringan pada daya pikir, orang yang mengalami pikun menderita gangguan pada daya pikirnya, seperti menderita kesulitan dalam:

  • mengingat,
  • berkonsentrasi,
  • mengenali benda, arah dan orang lain, dan
  • mengambil keputusan.

Pikun dapat dicegah dengan berbagai cara, termasuk melakukan aktivitas-aktivitas yang mengasah daya pikir, seperti yang disampaikan dalam artikel “10 Aktivitas Praktis dan Ekonomis untuk Mencegah Pikun” (link to artikel Melissa-Portfolio Tulisan 6).

 

Penggunaan Popok Dewasa bagi Penderita Demensia, Alzheimer dan Pikun

Ilustrasi wanita lansia sedang duduk bersama

Pilihlah popok dewasa yang sesuai

Popok dewasa acap kali dibutuhkan oleh orang-orang yang mengalami salah satu dari ketiga kondisi atau penyakit di atas.

Penderita demensia rentan terkena inkontinensia urin, yaitu pengeluaran kemih atau buang air kecil yang tidak terkendali, karena katup keluaran kemih tidak lagi dapat dikendalikan proses buka-tutupnya.

Penderita Alzheimer juga kerap kali mengalami inkontinensia urin karena alasan yang sama. Apalagi, penyakit Alzheimer biasanya terjadi pada lansia di atas 80 tahun, yang otot katup kemihnya biasanya sudah melemah.

Penderita pikun yang sudah cukup parah biasanya lupa kapan ia terakhir buang air kecil, sehingga kemih yang tersimpan di kandung kemihnya menumpuk. Pada saat-saat tertentu, seperti ketika tertawa, batuk, bersin atau terhentak, kemih yang sudah terkumpul itu akan keluar tanpa semaunya. Hal ini juga merupakan bentuk dari inkontinensia urin.

Seseorang perlu mengenakan popok dewasa dalam ketiga kondisi/penyakit di atas agar aktivitas sehari-harinya dapat berjalan tanpa terganggu. Confidence Adult Care sebagai penyedia popok dewasa berkualitas di Indonesia sangat memahami hal ini. Ketiga varian popok dewasa Confidence berdaya serap tinggi dan nyaman dipakai dalam segala aktivitas, sehingga pemakainya tetap dapat bergerak dan berkegiatan dengan leluasa.

Ingin Kesayangan merasa nyaman dan tetap dapat beraktivitas meski mengalami inkontinensia urin? Yuk jadikan popok dewasa Confidence teman sehari-harinya, Caring People!

Ingin mencobanya terlebih dahulu? Caring People bisa mendaftar untuk mendapatkan sampel gratisnya di sini!

 

Ditulis oleh Melissa Puspa Chandra, VIP Talent Suarise

Ilustrasi seafood

Praktis, Enak, Sehat: Menu Seafood Bergizi Ala Dapur Sendiri

Praktis, Enak, Sehat: Menu Seafood Bergizi Ala Dapur Sendiri 2302 1534 Melissa Puspa Chandra

Selain enak dimakan, seafood alias makanan laut juga ternyata memiliki banyak manfaat lho, Famz! Kandungan vitamin, mineral, lemak tak jenuh serta protein dalam bahan-bahan yang sering kita jumpai seperti ikan laut dan udang ternyata berkhasiat besar bagi tubuh kita, mulai dari mencegah dan mengatasi anemia sampai membantu mengobati luka! Cara penyajiannya pun ternyata yang tersehat adalah yang termudah.

Hmm, penasaran, Famz? Kalau begitu, yuk cek lengkapnya!

Manfaat-Manfaat Seafood yang Jarang Diketahui Orang

Makan makanan laut secara teratur, terutama ikan laut, sudah mulai digalakkan baru-baru ini oleh pemerintah. Ada sebabnya lho, Famz! Sebabnya? Karena makanan laut ternyata sangat bergizi, dan otomatis memberikan banyak sekali manfaat bagi tubuh kita… tapi kalau dikonsumsi dalam porsi yang secukupnya dan diolah secara sehat ya, Famz. Sayangnya, meskipun Indonesia salah satu negara penghasil makanan laut yang tenar di dunia internasional, penduduknya belum banyak mengonsumsi seafood hasil sendiri yang digandrungi kawan-kawan mancanegara itu. Jadi, yuk mulai rutin makan seafood produksi nusantara dan meraih manfaatnya!

Berikut ini sejumlah manfaat yang bisa didapatkan jika kita mengonsumsi seafood secara teratur, yang mungkin Famz belum ketahui sebelumnya:

  1. Menurunkan risiko penyakit jantung serta membantu menjaga kesehatan jantung, lewat kandungan lemak tak jenuh dan omega 3
  2. Membantu mencegah kanker, lewat kandungan selenium
  3. Memupuk tumbuh kembang otak serta membantu menjaga kesehatan dan fungsi otak, lewat kandungan omega 3
  4. Membantu menjaga kesehatan mata, lewat kandungan omega 
  5. Membantu menjaga kesehatan tulang, lewat kandungan vitamin D3 dan kalsium
  6. Mencegah dan mengatasi gangguan tiroid serta membantu menjaga kesehatan dan fungsi kelenjar tiroid, lewat kandungan yodium dan selenium
  7. Menyeimbangkan hormon dan enzim dalam tubuh, lewat kandungan protein
  8. Mencegah dan menyembuhkan anemia, lewat kandungan vitamin B, zat besi serta zat seng
  9. Menambah massa otot dan energi, lewat kandungan protein

Masih banyak lagi lho manfaat makanan laut yang belum disebutkan di sini. Penasaran? Yuk simak manfaat seafood untuk kesehatan kita. (link to artikel Melissa-Portfolio Tulisan 3)

Ingin tahu cara menyajikan seafood yang praktis dan sehat tetapi tetap enak? Yuk intip resep di bawah ini!

Resep Tumis Bakso Seafood Kriuk

Fiesta Seafood menyediakan berbagai variasi produk olahan seafood pilihan yang terjamin keaslian serta kesegarannya. Selain jadi alternatif untuk makanan laut yang praktis, enak dan menarik, manfaat-manfaatnya pun tetap terjaga selama proses pengolahan, Famz! Yuk kita coba salah satu resepnya berikut ini:

Bahan-Bahan:

  • 1 pak Shrimp Ball, diiris tipis-tipis dan/atau
  • 1 pak Fish Ball, diiris tipis-tipis,
  • Potongan sayur secukupnya (bisa sawi hijau atau kol, tergantung selera),
  • 4 siung bawang merah, dirajang halus,
  • 2 siung bawang putih, dirajang halus,
  • 3 lembar daun salam,
  • ½ ruas lengkuas,
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • Gula, garam dan air secukupnya
  • Cabai merah dan cabai hijau secukupnya, dirajang halus,
  • Bumbu penyedap dan/atau kecap manis (sesuai selera), dan
  • 1 pak Fish Skin.

Kalau mau tambah sedap dan lengkap, kecap manis dan/atau cabainya bisa digantikan atau ditambahkan juga dengan sambal XO ala Fiesta Seafood lho, Famz!

Nah, sekarang….

Cara Membuat:

  1. Tumis bawang merah, bawang putih, salam, lengkuas, gula, garam dan cabai merah serta cabai hijau secara bersamaan dengan minyak sampai berbau harum;
  2. Masukkan irisan Shrimp Ball dan/atau Fish Ball serta potongan sayur ke dalam tumisan, lalu ongseng sampai matang;
  3. Masukkan bumbu penyedap dan/atau kecap manis dan/atau sambal XO serta air secukupnya ke dalam tumisan; daaan
  4. Sajikan bersama Fish Skin biar tambah nikmatnya dan ada kriuk-kriuknya!

Mudah kan, Famz? Bonusnya, sehat dan enak juga!

Lihat juga produk-produk Fiesta Seafood yang lain yuk di sini! Dijamin favorit keluarga Famz – praktis, menarik, enak dan sehat!

 

Ditulis oleh Melissa Puspa Chandra, VIP Talent Suarise

Ilustrasi ikan laut

Seafood: Ramah di Lidah, Ramah di Badan, dan Banyak Manfaatnya!

Seafood: Ramah di Lidah, Ramah di Badan, dan Banyak Manfaatnya! 3086 2318 Melissa Puspa Chandra

Seafood alias makanan laut banyak digemari di seantero dunia, termasuk di Indonesia, yang notabene salah satu produsen seafood segar terkemuka secara internasional. Meskipun begitu, banyak juga yang menghindari konsumsi seafood karena banyak hal, seperti “ingin diet” dan “takut kena penyakit kolesterol tinggi.”

Konsumsi seafood secara berlebihan memang kurang baik bagi kesehatan. Namun seafood juga punya segudang manfaat lho, Famz! Makanan laut yang biasa kita jumpai seperti ikan laut, cumi-cumi, udang, kepiting dan kerang ternyata kaya akan vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh dan mental. Makanan-makanan ini juga memiliki lemak tak jenuh (HDL atau “kolesterol baik”) yang bisa membantu memerangi lemak jenuh (LDL atau “kolesterol jahat”), yang biasanya menghantui hati para penggemar seafood ketika sedang menikmati santapan kesukaannya ini.

Ngomong-ngomong soal manfaat, tahukah Famz bahwa seafood bisa membantu memerangi kanker, anemia dan penyakit jantung? Manfaat-manfaat tersebut baru beberapa saja, lho! Mau tahu lengkapnya? Berikut ini ulasannya, seperti yang dilansir dari berbagai sumber:

Ikan Laut

Tahukah Famz? Indonesia produsen ikan laut terbesar kedua di dunia setelah Cina, lho! Sayangnya, orang Indonesia sendiri belum banyak mengonsumsi ikan laut. Padahal, ikan laut berguna sekali bagi kesehatan, contohnya:

  1. Menurunkan risiko penyakit jantung

Ikan laut berprotein tinggi namun berlemak jenuh rendah, sehingga aman bagi kadar lemak darah kita. Omega 3 yang terkandung dalam ikan laut juga dapat membantu menurunkan kadar lemak darah yang berlebihan, yang biasanya memicu beragam penyakit jantung, sementara lemak tak jenuhnya dapat membantu merawat kerja jantung.

  1. Memupuk perkembangan dan menjaga kesehatan otak

Omega 3 yang terkandung dalam ikan laut juga membantu tumbuh kembang otak anak, serta membantu mencegah depresi dan demensia (pikun) pada lansia. Selain itu, omega 3 juga membantu menjaga kesehatan dan fungsi otak di segala usia.

  1. Menjaga kesehatan mata

Ternyata, omega 3 pun baik untuk merawat mata serta mengurangi resiko terkena degenerasi makula dan kerusakan retina akibat diabetes!

  1. Membantu menjaga kesehatan tulang

Vitamin D3 dan kalsium yang ada dalam ikan laut bisa membantu tubuh kita merawat tulang dan gigi, dengan begitu membantu mencegah osteoporosis. Ikan laut cocok sekali dikonsumsi oleh orang-orang yang juga jarang terpapar sinar matahari, yang adalah sumber lain pemasok vitamin D yang diperlukan tubuh, seperti yang terungkap dalam penelitian oleh Surrey University.

  1. Mengatasi gangguan tiroid

Yodium dan selenium yang ada dalam ikan laut bisa membantu menyembuhkan penyakit tiroid dan mencegah kerusakan lebih lanjut pada kelenjar ini. Mineral-mineral ini juga dapat membantu mencegah gangguan pada tiroid dan memelihara fungsinya, karena kekurangan mineral inilah yang menyebabkan terjadinya penyakit tiroid.

Namun tetap saja, Famz, harap jeli dan berhati-hati dalam memilih ikan laut untuk dikonsumsi ya! Baiknya menghindari ikan hiu dan todak karena jenis-jenis ikan ini mengandung kadar merkuri yang cukup tinggi, sehingga berbahaya bagi kesehatan, terutama fungsi syaraf.

Cumi-Cumi

Selain membantu menurunkan resiko penyakit jantung dan merawat fungsi jantung karena kadar lemak tak jenuhnya, sama seperti yang ada pada ikan laut, cumi-cumi juga punya manfaat-manfaat lain, yaitu:

  1. Membantu penyerapan vitamin ke dalam tubuh

Lemak tak jenuh juga membantu tubuh menyerap vitamin-vitamin yang memang sedianya larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E dan K.

  1. Membangun otot

Protein dalam cumi-cumi tinggi, sehingga dapat membantu pembentukan otot, bagi yang gemar berolahraga.

  1. Menjadi teman diet

Nah, karena proteinnya tinggi, lambung lambat mencerna cumi-cumi, jadi kita akan merasa kenyang lebih lama.

  1. Memasok beragam vitamin dan mineral

Cumi-cumi adalah pemasok vitamin A, B6, B12, C dan E. Cumi-cumi juga mengandung kalsium, zat besi, magnesium dan sodium.

Tidak seperti beberapa jenis ikan yang telah disebutkan di atas, cumi-cumi rendah kadar merkurinya, lho! Jadi aman dimakan. Namun jangan berlebihan juga ya! Baiknya cumi-cumi juga diolah dengan dipanggang, ditumis dengan minyak zaitun, atau dimasukkan ke dalam sop seafood tanpa digoreng terlebih dahulu, karena menggoreng cumi-cumi menyebabkan kadar kalori dan lemaknya naik dua kali lipat.

Udang

Ilustrasi udang

Udang bisa jadi anti-depresan loh!

Selain baik bagi jantung, bisa jadi anti-depresan, dan membantu memupuk tumbuh kembang serta kesehatan otak, layaknya khasiat ikan laut, udang juga punya manfaat-manfaat berikut ini, lho!

  1. Menyeimbangkan hormon

Protein dalam udang, selain dapat membantu membentuk dan menambah massa otot, juga dapat membantu menyeimbangkan hormon-hormon serta enzim dalam tubuh dan memperlancar proses biosintesis.

  1. Membantu mencegah kanker

Selenium adalah zat antioksidan yang bisa membantu mencegah pembentukan sel kanker dan menjaga kekebalan tubuh. Udang memiliki kadar selenium yang cukup untuk keperluan sehari-hari dan mudah diserap ke dalam tubuh.

  1. Anti inflamasi

Astaxanthin (pigmen di cangkang udang) dan selenium bisa jadi obat anti inflamasi yang alamiah.

  1. Mencegah dan menyembuhkan anemia

Vitamin B dan zat besi serta zat seng di udang dapat membantu mengatur tekanan darah, juga mencegah dan mengobati anemia.

Layaknya mengolah cumi-cumi, baiknya mengolah udang dengan cara dikukus atau dibakar, bukan digoreng, agar khasiatnya terjaga tetapi tetap enak dimakan. Berhati-hati juga ya dalam membeli udang, Famz, karena udang termasuk bahan yang mudah sekali rusak lantaran proses enzimatik, kimiawi dan/atau mikrobiologis. Untuk menghindari kontaminasi ini, udang biasanya dibekukan mulai setelah ditangkap sampai siap diolah.

Kepiting

Hanya 45% dari tiap kepiting yang bisa dimakan. Meskipun begitu, dari yang 45% ini manfaatnya banyak, lho! Selain menjaga sistem imun dan kesehatan mata, membantu mencegah penyakit jantung, kanker dan osteoporosis, membangun serta merawat otak, juga mencegah dan mengobati anemia, layaknya kebanyakan makanan laut lain, kepiting juga bermanfaat dalam hal-hal berikut ini:

  1. Membantu proses metabolisme dalam tubuh

Vitamin B12 yang ada dalam kepiting dapat membantu proses metabolisme tubuh kita, lho!

  1. Menambah energi

Protein yang ada dalam kepiting menambah energi saat beraktivitas. Cocok sekali bagi yang gemar berolahraga dan banyak menghabiskan tenaga dalam bekerja.

  1. Mempercepat penyembuhan luka

Protein, vitamin B12 dan zat seng yang ada dalam kepiting bisa membantu mempercepat proses pembentukan sel dalam tubuh untuk menggantikan yang rusak.

  1. Mencegah penyakit prostat

Zat seng dalam kepiting dapat membantu mencegah pembesaran prostat, lho!

  1. Merawat kulit dan rambut

Nah, bagi yang memiliki masalah kulit dan rambut rontok, zat seng dalam kepiting bisa membantu mencegah rambut rontok, sementara vitamin B12-nya dapat membantu merawat sel dan syaraf di kulit kita.

Kerang

Ilustrasi kerang

Kerang ternyata bermanfaat menjaga kekebalan tubuh loh!

Selain berfungsi mencegah penyakit jantung dan osteoporosis, mencegah dan mengobati penyakit anemia, menyembuhkan luka, serta menjaga kekebalan tubuh dan kesehatan kulit, seperti beberapa jenis seafood lainnya, kerang juga punya manfaat-manfaat bonus, lho! Di antaranya:

  1. Mengatasi nyeri sendi dan otot

Vitamin B12 dalam kerang berfungsi merawat serta meningkatkan fungsi syaraf, sendi dan otot.

  1. Mencegah infeksi

Vitamin B12, selain zat seng yang juga terkandung dalam kerang, juga dapat mencegah infeksi. Cocok untuk yang baru mengalami luka fisik.

  1. Mengatasi asma dan bronkitis

Asam amino yang terkandung dalam kerang dapat membantu menyembuhkan penyakit asma dan bronkitis, lho!

  1. Menurunkan tekanan darah

Mineral kalium dan magnesium yang ada dalam kerang membantu mengendurkan pembuluh darah, sehingga tekanan darah bisa turun dan akhirnya stabil.

Meskipun begitu, berhati-hati memilih kerang yang hendak dimakan ya, Famz, karena kerang dapat menyimpan limbah yang mencemari laut seperti merkuri dan logam berat. Pastikan bahwa daerah tempat budidaya dari kerang yang Famz beli bebas dari pencemaran laut!

Secara umum, jika kita berhati-hati untuk tidak mengonsumsi seafood secara berlebihan atau dengan cara yang kurang sehat, juga memilih seafood yang benar-benar aman untuk dikonsumsi, serta memastikan diri bahwa kita tidak memiliki alergi, kita akan mendapatkan manfaat seafood tanpa harus khawatir dengan efek sampingnya, Famz. Yuk mulai budayakan makan makanan laut di rumah supaya keluarga kita bisa meraih semua manfaatnya!

Baca juga Menu Seafood Bergizi ala Dapur Sendiri 

 

Ditulis oleh Melissa Puspa Chandra, VIP Talent Suarise

Ilustrasi secangkir kopi, kopi bubuk, dan biji kopi

4+1 Racikan Unik nan Tenar Minuman Kopi Nusantara

4+1 Racikan Unik nan Tenar Minuman Kopi Nusantara 2965 2363 Melissa Puspa Chandra

Kopi, terutama kopi susu, punya banyak ragam, lho, dengan nama kekinian yang seringkali juga keren-keren. Tapi tahu nggak? Indonesia juga punya sajian minuman kopi khasnya sendiri! Wah, ternyata, bukan cuma para Italiano saja ya yang bisa bikin ramuan kopi yang lezat bin unik? Hmm, penasaran? Yuk cek bareng-bareng keempat sajian minuman kopi Nusantara berikut ini! Ada yang sudah pernah dicoba atau belum…?

4 Sajian Kopi Ini Khas Indonesia, Lho!

Gaya-gaya ramuan dan sajian minuman kopi berikut ini awalnya berasal dari Pulau Jawa, tapi sekarang sudah menyebar ke seantero Nusantara. Asyiknya sih kalau diracik pakai kopi yang juga asli dari Indonesia; apalagi kalau dinikmati sambil nongkrong di kedai kopi bareng teman-teman ya, Coffee Lovers? Yuk lihat lengkapnya!

1. Kopi Tubruk

Gaya racikan minuman kopi yang satu ini unik, salah satunya lantaran ditumbuk dengan cara yang tradisional banget, bukan pakai blender atau mesin kopi.

Caranya?

  1. Didihkan biji kopi siap tumbuk bersama gula dan air secukupnya,
  2. Keringkan biji kopi yang sudah diresapi gula, lalu tumbuk biji kopi secara tradisional, (Pasti masih ada bulirnya yang kasar, tapi di sinilah seni pengalamannya, juga penyumbang cita rasanya yang khas.)
  3. Masukkan bubuk secukupnya ke cangkir/gelas,
  4. Tuangkan air mendidih sampai ke leher gelas,
  5. Aduk rata, lalu diamkan sampai bulir-bulirnya agak mengendap, daaan
  6. Kopi siap diminum! (Tinggal tambah susu kental manis kalau mau dijadikan kopi susu.)

Mau coba sendiri gaya racik ini di rumah? Bisa juga, lho! Enaknya kalau pakai biji {Kopi Toraja(link to “Dari Gayo Sampai Wamena: 10 Jenis Kopi Nusantara yang Mendunia”)}, Coffee Lovers.

2. Kopi Kothok

Sebenarnya ini ramuan minuman kopi biasa, tapi cara penyajiannya luar biasa, jadi rasa kopinya kuat dan segar.

Caranya:

  1. Masukkan bubuk kopi, gula dan air ke dalam panci gerabah (plus susu cair kalau kepingin minum kopi susu),
  2. Rebus campuran ini sampai mendidih, dan
  3. Sajikan di gelas/cangkir.

Gampang kan? Tapi nikmat deh! Kalau punya panci gerabah, bisa dicoba sendiri juga lho!

3. Kopi Joss

Racikan kopi ini terkenal terutama di Yogyakarta. Kopi joss terkenal karena cara penyajiannya, yaitu segelas kopi panas yang dicemplungi sebutir arang atau bara api, sehingga menghasilkan suara mendesis; makanya namanya “kopi joss,” sesuai suara yang dihasilkan.

Hehe. Tapi jangan dicoba di rumah ya kalau memang lagi nggak barbecue-an! Biar yang profesional saja yang buat.

4. Kopi Luwak

Yah, siapa sih yang nggak kenal kopi ini? Tapi ini bukan cuma jenis kopi saja, lho! Kopi Luwak juga mengacu ke cara penyajiannya yang tradisional, dan tentunya berbeda dari apa yang sering kita jumpai atau lakukan. Gaya penyajiannya yang khusus dan unik bisa menambah lezat dan semerbak kopi legendaris ini. Penasaran, Coffee Lovers? Yuk coba bareng-bareng!

Caranya:

  1. Taruh bubuk Kopi Luwak secukupnya di cangkir/gelas,
  2. Seduh dengan air panas yang bukan bersuhu mendidih sampai ketinggian sekitar 2 cm di atas bubuk kopi,
  3. Tambahkan gula kalau mau, lalu diamkan selama beberapa menit; sementara itu,
  4. Didihkan sisa air panas yang tadi dan, setelah beberapa menit terlewati, tuangkan air yang sudah mendidih sampai ke leher gelas/cangkir,
  5. Aduk rata, lalu tutup gelas/cangkir rapat-rapat; kemudian, yang terakhir,
  6. Tunggu 4-5 menit, dan kopi siap dihidangkan!

Selamat mencoba dan icip-icip!

Bonus!: Sajian Kopi Buatan Sendiri

2 cangkir kopi nusantara dengan sajian dingin

Bikin kopi nusantara sendiri gak pakai repot!

Nggak cuma itu saja, lho; ada pula banyak cara untuk membuat minuman kopi atau kopi susu sendiri dan mengkreasikannya supaya makin sedap ketika dinikmati. Nggak usah repot-repot, dan bisa dicoba di dapur sendiri! Penasaran? Yuk simak bareng-bareng! Bisa langsung dicoba, lho! Jadi deh bikin kopi kekinian tanpa harus jauh-jauh pergi ke kafe atau kedai kopi ….

Bahan-bahan:

  1. 1 botol Kopiko 78 (Coffee Latte, atau varian lain favoritnya Coffee Lovers)
  2. Krim kue siap pakai (bisa beli di toko bahan kue terdekat) secukupnya; dinginkan sebagian di kulkas
  3. Potongan-potongan kecil buah favorit Coffee Lovers
  4. Es batu, untuk diblender (buat yang mau minuman kopi dingin)
  5. Susu cair putih secukupnya (buat yang mau rasa susunya mencolok)
  6. Mesies coklat (atau yang warna-warni juga boleh, tergantung selera)

Cara Membuat Kopi Susu Ala Kafe, Versi Panas

  1. Didihkan susu cair putih secukupnya (tergantung selera) dengan krim (Lebih banyak krimnya, lebih halus rasanya; tapi jangan terlalu banyak ya, Coffee Lovers, nanti jadi eneg!);
  2. Aduk sampai tercampur rata;
  3. Tuangkan sebotol (atau lebih, tergantung selera) Kopiko 78 (yang variannya sama ya, Coffee Lovers, kalau mau lebih dari sebotol) dan susu+krim yang sudah mendidih ke dalam satu gelas, lalu aduk sampai rata;
  4. Setelah kopi susunya sudah tercampur rata dan nggak begitu panas lagi, pelan-pelan tambahkan krim dingin ke atas kopi susu supaya tetap ngambang di permukaan, sampai permukaan tertutup krim seluruhnya;
  5. Tambahkan mesies dan potongan buah kecil ke atas krim dingin (Pelan-pelan ya, Coffee Lovers, biar nggak tenggelam floaties-nya.); daaan,
  6. Siap diseruput deh kopinya!

Kalau nggak gitu suka sama susu, lakukan dari langkah ke-4 sampai ke-6 saja ya, Coffee Lovers! Tetap enak kok!

Cara Membuat Kopi Susu Ala Kafe, Versi Dingin

  1. Didihkan susu cair putih secukupnya (tergantung selera) dengan krim (Lebih banyak krimnya, lebih halus rasanya; tapi jangan terlalu banyak ya, Coffee Lovers, nanti jadi eneg!);
  2. Aduk sampai tercampur rata, lalu diamkan sampai suhunya jadi netral;
  3. Tuangkan sebotol (atau lebih, tergantung selera) Kopiko 78 (yang variannya sama ya, Coffee Lovers, kalau mau lebih dari sebotol) dan susu+krim yang sudah netral suhunya ke dalam satu gelas, lalu aduk rata;
  4. Setelah kopi susunya tercampur rata, blender si kopi susu bersama es batu secukupnya sampai es batu menyerpih halus;
  5. Tuangkan kopi susu yang sudah bercampur serpihan halus es batu ke dalam gelas, lalu pelan-pelan tambahkan krim dingin ke atas kopi susu supaya tetap ngambang di permukaan, sampai permukaannya penuh rata dengan krim;
  6. Tambahkan mesies dan potongan buah kecil ke atas krim dingin (Pelan-pelan ya, Coffee Lovers, biar nggak tenggelam floaties-nya.); daaaan,
  7. Siap diseruput deh kopinya! Enak juga kalau disendok pakai sendok kecil.

Kalau nggak gitu suka sama susu, lakukan dari langkah ke-4 sampai ke-7 saja ya, Coffee Lovers! Tetap enak kok!

Jadi…

Gimana nih? Kepingin coba? Atau sudah coba semuanya, dari ramuan dan sajian minuman {kopi khas Indonesia(link to “artikel Melissa Chandra-Portfolio Tulisan 1”)} sampai bikin sendiri kopi susu kekinian ala kafe di rumah? Yang terakhir itu tambah seru gara-gara pakai Kopiko 78, lho! Ada 3 pilihan rasa yang bisa dijajal lagi: Caramel Frappe, Coffee Latte dan Mocharetta. Bonusnya? Bikin segar dan anti ngantuk!

 

Ditulis oleh Melissa Puspa Chandra, VIP Talent Suarise

Ilustrasi biji kopi

Dari Gayo Sampai Wamena: 10 Jenis Kopi Nusantara yang Mendunia

Dari Gayo Sampai Wamena: 10 Jenis Kopi Nusantara yang Mendunia 2304 1536 Melissa Puspa Chandra

Coffee Lovers, tahu nggak? Indonesia produsen kopi terbesar keempat di dunia, lho! Salah satu produsen kopi berkualitas terbaik secara internasional juga! Nah, sudah pernah minum salah satu atau bahkan semua jenis kopi nusantara di bawah ini? Semuanya khas negeri tercinta, dan sudah terkenal di berbagai negara. Yuk cek!

Ragam Kopi di Indonesia

Secara keseluruhan, ada 2 jenis kopi, yaitu Kopi robusta dan Kopi arabika. Perbedaan yang paling mencolok dari kedua jenis kopi ini ada di rasa, tekstur dan wanginya pas sudah jadi minuman.

Kopi robusta:

  • Rasanya netral,
  • Teksturnya mirip gandum, dan
  • Aromanya mirip kacang-kacangan.

Kopi arabika:

  • Rasanya manis,
  • Teksturnya lembut, dan
  • Aromanya kuat dan tajam.

Nah, di Indonesia, yang paling banyak ditanam dan diproduksi adalah jenis kopi robusta. Tapi bukan berarti kopi arabika kurang sedap atau diminati, lho! Banyak dari jenis kopi Indonesia yang ternama ternyata ragamnya arabika.

Sekarang, yuk pesiar dari sabang sampai Merauke – atau dari Gayo sampai Wamena – bersama jenis-jenis kopi berikut ini!

Daerah-Daerah Produsen Kopi Nusantara yang Sudah Mendunia

Ilustrasi buah kopi di atas pohon

Buah kopi matang siap panen.

1. Kopi Gayo

Jenis kopi ini sudah ditanam di dataran tinggi Gayo, Daerah Istimewa Aceh, sejak tahun 1908. Ragamnya ada yang robusta dan arabika, tapi yang paling terkenal di sini kopi arabikanya, yang bikin Kopi Gayo – atau disebut juga Kopi Aceh – menang berbagai penghargaan di mancanegara. Jenis kopi ini banyak diekspor ke Amerika Serikat dan Uni Eropa; banyak diminati dan ditawar dengan harga tinggi juga lho di Pameran Kopi Dunia yang diselenggarakan di Portland, Amerika Serikat! Gayo juga produsen terbesar kopi Arabika di Asia.

Pas diminum, Kopi Gayo rasanya gurih; nggak begitu pahit juga, jadi nggak ketinggalan di lidah. Aromanya harum pula. Hmm ….

2. Kopi Sidikalang

Jenis kopi ini ditanam di seputaran Dairi, Sumatra Utara, yang ibukotanya bernama Sidikalang. Kopi robusta dan arabikanya sama-sama tersohor; hanya beda tingkat kafeinnya saja. Banyak yang bilang kopi ini “rajanya kopi Sumatra” dan pesaing ketat kopi Brazil yang terkenal itu. Wiiih!

Kopi Sidikalang terkenal kuat dan tajam rasa serta aromanya pas diminum. Baiknya hati-hati ya kalau baru icip-icip untuk pertama kali. Tingkat kafeinnya rata-rata 70-80%, lho!

3. Kopi Belitung

Seperti daerahnya yang sudah mulai jadi destinasi wisata favorit internasional, kopi yang ditanam di Belitung juga sudah mulai tenar ke mana-mana. Daerah yang paling tersohor akan kopinya di pulau yang letaknya berdekatan dengan Bangka dan Sumatra bagian selatan ini adalah kota Manggar. Kota ini dijuluki “Kota 1000 Kedai Kopi” oleh MURI, lho! Minuman kopi yang dijual di sana tentunya hasil tanam sendiri. Kalau mau minum, bisa pilih ragam kopinya sesuai selera: robusta atau arabika. Dua-duanya ada! Kopi Belitung rasanya agak asam, dan wanginya kuat.

4. Kopi Jawa

Pulau Jawa terkenal sebagai penghasil kopi berkualitas sejak abad ke-17, zaman kolonialisme Belanda. Kopinya digemari seantero daratan Eropa sejak saat itu. Saking tenar kualitasnya, di bahasa Inggris, bahasa gaulnya “a cup of coffee” (secangkir kopi) itu “a cup of Java” (secangkir Jawa), lho!

Masing-masing daerah di pulau ini punya kekhasan jenis kopinya sendiri-sendiri, tapi yang paling tersohor ya Kopi Jampit, Blawan, dan Preanger.

Kopi Jawa kadar asamnya rendah. Pas diminum, rasanya cukup halus dan seperti rempah-rempah.

5. Kopi Kintamani

Seperti namanya, jenis kopi ini berasal dari dataran tinggi Kintamani, Bali. Di sini, tanaman kopi tumbuh secara tumpangsari bersama tanaman-tanaman lain seperti jeruk dan sayuran. Pengairannya pun masih tradisional.

Masyarakat Jepang suka jenis kopi ini, lho. Kopi Kintamani juga salah satu dari 3 jenis kopi Indonesia yang dapat sertifikat Indikasi Geografis Unik. Wiiih!

Tekstur kopi ini pas sudah jadi minuman halus dan nggak berat di lidah. Rasanya asam-asam segar, mirip buah-buahan, lantaran cara tanamnya yang tumpangsari dengan tanaman buah.

6. Kopi Flores

Mirip di Kintamani, di lereng perbukitan di Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur, kopi juga ditanam bareng-bareng pepohonan lain. Ragam kopinya arabika, dan kopi ini sudah ditanam masyarakat Bajawa secara turun-temurun sejak dulu.

Tingkat keasaman Kopi Flores – atau juga disebut Kopi Bajawa – sedang. Wangi kopinya yang sudah jadi minuman tahan lama, dan rasanya mirip kacang dan karamel. Hmm, enak kan?

7. Kopi Toraja

Jenis kopi ini ditanam di dataran tinggi Tana Toraja, Sulawesi selatan, terutama di Toraja-Kalosi. Ragamnya ada yang robusta dan ada juga yang arabika, dengan kadar kafein yang tentu berbeda, mirip jenis-jenis kopi di {Sumatra(samepagelink to “Kopi Gayo”)}. Penggemarnya terutama orang-orang dari Jepang dan Amerika Serikat.

Kopi Toraja punya tingkat keasaman yang rendah. Katanya sih, pas diminum, rasa pahitnya hilang begitu sudah meneguk kopi jenis ini untuk pertama kalinya. Aftertaste-nya juga earthy, kayak mencicipi tanah di hutan. Hmm, unik ya? Katanya sih, Kopi Toraja enaknya juga dibikin kopi tubruk….

8. Kopi Wamena

Jenis kopi ini dibudidayakan di dataran tinggi Wamena, Papua, provinsi tertimur Indonesia. Ragamnya arabika, dan cara penanaman plus perawatan plus pengolahannya masih tradisional banget.

Rumornya sih, jenis kopi yang satu ini pesaing berat kopi Blue Mountain dari Jamaika. Tapi yang pastinya, sejak tahun 2000, kopi ini sudah diekspor ke Amerika Serikat, Jepang, Singapura dan Australia.

Pas sudah jadi minuman, aroma Kopi Wamena tajam, tapi teksturnya ringan dan lembut, dan tingkat keasamannya rendah. Rasanya agak-agak spicy. Aftertaste-nya agak manis, kayak karamel gitu. Ampasnya juga bisa diminum, lho!

Jadi…

Wah, ternyata, Indonesia juga punya jenis-jenis kopi yang lezat dan unik ya! Hmm, sudah pernah coba semuanya? Atau jadi kepingin coba? Yang belum coba, yuk hunting dan icip-icip! Yang sudah pernah coba, nggak salah kan kalau icip-icip lagi? Jangan sampai kita kalah mengapresiasi kopi milik sendiri dari teman-teman di mancanegara!

Masih banyak lagi jenis-jenis kopi di Indonesia yang nggak sempat dibahas di sini. Setiap daerah pasti punya kekhasan jenis kopinya sendiri-sendiri. Yuk cari tahu bareng-bareng apa lagi jenis kopi khas Indonesia yang bisa dijumpai!

Kepingin cari tahu atau coba-coba racik kopi khas Indonesia atau bahkan bikin racikan kopi sendiri? Bisa lihat ….

 

Ditulis oleh Melissa Puspa Chandra, VIP Talent Suarise